WERITE UP NGAJI IT
Hallo semuanya perkenalkan nama saya Arya mastigo novitra, umumnya saya di panggil Arya.
Mungkin teman teman ada yang pernah mengikuti ngaji it?!
Nah kali ini saya akan menjelaskan secara singkat tentang materi yang saya sampaikan sebelumnya...
Yuk kenalan bareng IPv4 dan IPv6
Apa itu IPv4 dan IPv6?
IPv4 dan IPv6 adalah sebuah versi jaringa yang berisi angka Numerik dan Alfanumerik. Keduanya di bedakan dari ruang dan bitvyang di gunakan, dan keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, Jenis jenis IP sendiri ada 4 yaitu Private, publik, dinamik, dan statis. Versi IP sendiri ada dua yaitu IPv4 Dan juga IPv6.
IPv4
IPv4 adalah IP versi pertama yg paling banyak di gunakan saat ini. Versi ini menggunakan alur pengiriman data yang paling memungkinkan, akan tetapi tidak menjamin kualitas data yang di kirim, beban trafic internet pada IPv4 tidak stabil pengguna dapat menjumpai lagging. IPv4 juga merupakan protocol pengiriman paket data tanpa memastikan si penerima siap atau belum dalam menerima paket.
IPv6
IPv6 adalah IP versi terbaru atau di sebut internet protocol next generartion (IPng), fungsinya mirip dengan IPv4 namun IPv6 menggunakan Bit-128. Dan ruang 340 undecilion atau 1,028 kali lebih besar. IP ini juga menggunakan header yang sederhana, IPv6 tidak menggunakan Nat sehingga konektivitas terjaga secara end to end pada lapisan setiap IP. Hal ini membuat VoIP dan Qos lebih mudah di implementasikan.
IPv4 Vs IPV6
Dari segi keamanan sudah pasti IPv6 lebih unggul dari pada IPv4 di karenakan IPv6 menggunakan IP Security (IPSec).
IP Sec memiliki tiga komponen keamanan yaitu:
Authentication header (AH) membantu jaringan memverifikasi dari mana paket berasal dan apakah tarsmisi berubah, protocol ini mencegah hacker mengirim malware kepada perangkat atau aplikasi.
Encapsulating Security payload (ESP)
Menambahkan enkripsi dan lapisan autentikasi lainya untuk melindungi transmisi paket data.
Internet Security Assocation and Key Management Protocol (ISAKMP) menentukan akribut keamanan yang di gunakan dua perangkat untuk saling bertukar data.
IPv6 menjalankan enkripsi secara end to end dan pemeriksaan integritas sehingga mencegah serangan Man-In-The-Middle (Mitm), dan IPv6 menggunakan protocol Secure Neighbor Discovery (SEND) sehingga nama pengirim lebih aman.
Dari segi keamanan sudah pasti IPv6 lebih unggul dari pada IPv4 di karenakan IPv6 menggunakan IP Security (IPSec).
IP Sec memiliki tiga komponen keamanan yaitu:
Authentication header (AH) membantu jaringan memverifikasi dari mana paket berasal dan apakah tarsmisi berubah, protocol ini mencegah hacker mengirim malware kepada perangkat atau aplikasi.
Encapsulating Security payload (ESP)
Menambahkan enkripsi dan lapisan autentikasi lainya untuk melindungi transmisi paket data.
Internet Security Assocation and Key Management Protocol (ISAKMP) menentukan akribut keamanan yang di gunakan dua perangkat untuk saling bertukar data.
IPv6 menjalankan enkripsi secara end to end dan pemeriksaan integritas sehingga mencegah serangan Man-In-The-Middle (Mitm), dan IPv6 menggunakan protocol Secure Neighbor Discovery (SEND) sehingga nama pengirim lebih aman.
Kelebihan IPv4
Kelebihan pada IPv4 adalah dari sergi harga yang lebih murah, bisa mengirim paket data melalui jalur alternatif apabila koneksi sedang terhambat atau ruter mengalami masalah, Versi IP berupa Bit-32 yang paling umum di gunakan. Ukuran paket layernya tidak ada batasan akan tetapi harus menysun kembali paket sebesar 576 byte. Dan rute informasi tidak memerlukan keseluruhan 32-Bit tetapi hanya beberapa bagian saja. harus di konfigurasi secara manual dengan DHCP IPv4, dukungan terhadap IPsec hanya bersifat Opsional (Tidak wajib), hanya memiliki kapasitas penyimpanan alamat sebanyak 4,3 miliar saja akan tetapi nyatanya tidak mencapai 4,3 miliar karena terdapat beberapa batasan (banyak yang mengunakan IPv4 sebagai IP privat jadi mengurangi kapasitasnya yang seharusnya bisa digunakan 4,3 miliar).
Kelebihan IPv6
Kelebihan IPv6 adalah Cepat karena IPv6 tidak memerlukan Nat, Efektif Karena ukuran lebeih kecil di banding IPv4, Aman karena IPv6 dapat mengindari serangan ARP (address resolution Protocol) yang dapat mengalihkan lalul intas jaringan, Hemat Bandwidth karena pengguna bandwidth sudah mendukung multicast, konfigurasi yang mudah karena IPv6 sudah mendukung konfigurasi secara otomatis yang dapat menghemat waktu.kebanyakan perangkat belum mendukung IPv6 jadi harus mengganti perangkat baru yang tentunya akan lebih mahal, kampabilitas yang masih sangat rendah karena sebagian besar prangkat masih menggunakan IPv4 ketika mengakses internet, Transformasi yang lambat (IPv6 memang di buat pada tahun 1995 namun besaran penggunanya secara global hanya 35% saja).
KESIMPULAN
Setiap IPv memiliki kelebihan dan kekuranganya masing - masing mau itu dari segi harga, efisiensi, keamana, ruang yang di berikan, dan masih banyak lagi. IP sendiri di ciptakan sebagai alamat suatu paket data yang akan di kirimkan ke tujuannya dan sebagai media suatu paket data dalam menentukan jalur pengirimanya. Maka dari itu IPv sendiri sangat di butuhkan karena pengguna jaringan saat ini sudah sangat banyak bahkan ada prangkat prangkat baru yang di ciptakan agar mempermudah pengguna dalam melakukan sesuatu seperti teknologi smart home, Smart city, Smart cars, Sistem keamanan biomaterik dan masih banyak lagi.
Komentar
Posting Komentar